Ketika Kepercayaan Asing ke Pasar Modal Indonesia Mulai Retak
Ketika Kepercayaan Asing ke Pasar Modal Indonesia Mulai Retak
Good morning partners, Beberapa minggu terakhir IHSG bergerak lebih lemah dari biasanya. Tidak ada krisis besar.
Tidak ada resesi mendadak.
Tidak ada headline dramatis. Namun indeks turun pelan, likuiditas menipis, dan banyak saham second liner jatuh tanpa pembeli. Pemicu terbarunya adalah sorotan MSCI terhadap kualitas pasar Indonesia. Banyak yang melihat ini sebagai sentimen jangka pendek. Saya melihatnya berbeda. Bagi saya, ini bukan soal rating indeks. Ini soal sesuatu yang lebih fundamental: Kepercayaan. Dan di pasar negara berkembang, kepercayaan seringkali lebih penting daripada valuasi. Kita perlu jujur tentang satu hal. Pasar saham Indonesia belum sepenuhnya berdiri di atas dana domestik. Kita masih sangat bergantung pada foreign flow. Artinya struktur pasar kita rapuh. Saat dana asing masuk, semuanya terlihat likuid. Saat dana asing berhenti, likuiditas menghilang jauh lebih cepat dari yang kita perkirakan. Bukan karena fundamental perusahaan berubah. Tapi karena pembelinya hilang. It…